Waktu ke jakarta saya membawa novel kepunyaan kakak laki-laki saya, dia merekomendasikan saya untuk membacanya. 5 cm, novel bersampul hitam yang sebenarnya sudah lama saya incar untuk saya beli jika saya berkunjung ke toko buku. Beruntungnya saya, ternyata kakak saya punya. Entah dia beli atau pemberian saya tidak tahu, yang penting ada. Dan saya diminta untuk membawanya ke Gresik, kebetulan.
5 cm

Di bagian awal disuguhkan setting awal tahun 2000an, Indonesian Idol, lagu-lagu pada jaman itu, tempat-tempat tongkrongan di Jakarta saat itu, dan masih banyak lagi. Sangat mengena di hati orang yang hidup pada masa itu. Saya sempat berfikir, jika saya membaca novel ini sekali lagi saat saya tua nanti, tentu saya akan sangat terkenang, bernostalgia pada masa itu. Novel ini akan menjadi sebuah catatan sejarah anak muda Indonesia, khususnya Jakarta pada awal tahun 2000. Sangat cerdas.

Cerita tentang persahabatan yang luar biasa. Lima orang sahabat yang mulai merasa jenuh, memiliki ide untuk berpisah beberapa waktu untuk kemudian kembali bertemu. Bisa dipastikan akan banyak cerita di saat-saat mereka berjalan sendiri-sendiri, tidak pernah bertemu satu sama lain. Bisa dibayangkan, kalau penasaran, baca novel ini. Dijamin tidak rugi.

Sangat inspiratif, menekankan betapa tidak ada satu pun di dunia ini yang tidak mungkin. Mengajarkan supaya manusia tidak mudah menyerah, tapi juga jangan terlalu sombong lantas takabur. Banyak kutipan orang-orang besar disampirkan. Menjadikan novel ini memiliki daya tarik tersendiri, selain lirik-lirik lagu yang mereka nyanyikan saat cerita berjalan.

Satu lagi yang dapat membuat penasaran, keindahan Ranu Pane, Ranu Kumbolo, Kali mati, dan tentu saja Mahameru…