Pembela Perdamaian 19 Januari 2009
Posted by kishandono in Puisi.trackback
capek
lelah
letih
jenuh
bosan
mual
sumpek
penat
sesak
muak
akan
pertikaian
paling mudah, paling murah, paling dekat, paling terlihat. dimulai dari yang terkecil. menciptakan perdamaian dari diri sendiri dengan tetap sabar dan tanpa emosi. bisakah kita ciptakan perdamaian dengan cara ini? karena saat ini perdamaian sepertinya sudah harus dibela, banyak orang menginginkan pertikaian, dengan alasan yang bermacam-macam. sudah saatnya diredam. dengan kesabaran





iyaaah kita mulai dari diri kita ndiri dulu….
setuju..berdamai den9an diri swend!iri duLu..:)
piiss akh..:)
salam kenal…mari ambil bagian link di blogwalkingku
Tp sampeyan mamang sbar kok mz
keliatan dari cara ngopi d wrgnya…
benar juga,,sikap legowo dan memaafkan orang lain..
Damai itu indah
yup..ciptakan rasa damai dihati dan pikiran
Damai dibumi bro….
mulai dari dri sndiri, mlai dri yg pling kecil
sabar dan ikhlasss….
peace…. :>”
mari berdamai….;)
blue cinta damai bang……sungguh!
salam pershabatan penuh kehangatan selalu
bisa…jika kita bisa memulainya
Kesabaran hanya bisa didapat dari hati yang damai
dilwn dgn 1 kt..
SABAR..
hehehe
mulai dari dirisendiri – keluarga
hehehe
Manusia sering berpikir bagaimana mengubah dunia dan orang lain…tetapi lupa bertanya sudahkah kita mau berubah kearah yang lebih.
Setuju dengan postinganmu, Mas!
Semoga kedamaian dan kebahagian bukan sesuatu yang mustahil…bisa kita nikmati bersama.
begitulah manusia, dari dulu hingga sekarang dan kemungkinan sampai hari esok kedamaian sulit diwujudkan.
yup betul.
benarkah????????????
perdamaian perdamaian… perdamaian perdamaian….la..la..la….