serasa baru kemarin sore, saat kulihat senyummu sekilas
hanya sekilas tapi cukup membekas
ya, hanya senyum
bahkan tak ada kata-kata di sana, tak ada sapa

hampir setiap hari kau kuperhatikan, hanya mampu memandang
lewat balik jeruji pagar tinggi, dari seberang jalan yang ramai
berdebu, penuh kepul asap
menatap kau berdiri, menunggu datangnya sang roda tiga

entah mengapa saat itu keberanianku terpacu
menawarkan diri mengantarmu pulang sore itu
tak jauh, hanya beberapa menit berkendara
sedikit kecewa ketika kau berkata tidak
lebih memilih bersama sopir kendaraan india

terukir jelas di dalam otak saat-saat itu, kenangan tak terlupakan
senyum penuh makna…
secret smile…