Membuka Mata 20 April 2009
Posted by kishandono in Puisi.Tags: doa, kawan, Puisi
trackback
Aku mengharap sedikit senyum yang Kau punya..
Agar kelam ini tak jadi gelap saja..
senyum-Nya bekerja secara tidak terduga
Hanya tinggal tunggu saja
Dan yakinlah pasti kelam itu akan sirna
Semoga ada terang menghampiri
Agar senyumku kembali secerah pagi..
Senyumlah secerah pagi
dan terang itu pasti akan menghampiri
Andai kuasa..
Akan tawa yang kuberi
Untuk Kau disana..
Yang meminta aku tetap bahagia
Mungkin perlahan kan ku obati..
Gelap yang terjadi saat Kau pergi
Hingga waktunya..
Hanya terang yang aku punya..
Jangan pernah menyalahkan-Nya
Karena Dia tak mungkin lari.
Penuhi permintaan-Nya, tawa renyah pada Kuasa
Dan kuyakin pasti terang datang dengan sendirinya..
Tak pernah merasa Ia tiada
Hanya aku yang kadang tak merasa..
Sungguhnya Ia tak pernah beranjak
Tak pernah pergi jadikanku sendiri
Cuma aku yang tak buka mata.
Bahwa Ia tetap di sana..
karena itu…
Jangan pejamkan matamu pada-Nya





tulisan yang terjadi lewat status dan komentar di facebook
*masih ga percaya*
@ anggi, thanks….
Maksudnya?
buat siapa?
Aku tertunduk malu
Kau mengingatkanku kawan
amiiiin amin…
maknanya mengigatkan kita..
ya blue tak akan pernah memejamkan mata untukNya.
keren kang postingannya………….wuih sudah dekat dekat sastra gityu dech
salam hangat dalam persahabatan bersama blue dan kezedot
Allahu AKbar…Selalu semangat kawan…..
Dalem banget coy….
kang membaca berulang ulang terasa masih segar postingannya
salam hangat dalam persahabatan bersama blue dan kezedot
buka mata semua ada solusinya.
kadan untuk merasa perlu juga memejamkan mata.
Mata yang tak akan pernah tertutup selamannya….