Marah!!!

Tak bisa disangkal, setiap orang pernah marah. Marah pada orang lain, pada keadaan bahkan marah pada dirinya sendiri. Manusia dengan emosinya memungkinkan untuk diliputi kemarahan, keinginan meluapkan emosi yang membuat dirinya kesal. Kesal pada keadaan, karena orang lain ataupun kesal pada apa yang menimpanya.

Tak dilarang manusia untuk marah, bahkan dianjurkan untuk meluapkan emosi yang mengendap di dalam hati. Tapi akan sangat lebih baik ketika energy yang kita gunakan untuk marah disalurkan menjadi energy positif. Penyaluran energy kemarahan memang tak mudah, naluri manusia cenderung lebih memilih untuk meluapkan kemarahan bukan menyalurkannya. Konon energy yang kita keluarkan untuk marah sangatlah besar. Jika kita menyadarinya kita akan merasa kelelahan setelah kita marah.

Ada pula manusia yang marah untuk menunjukkan superioritasnya. Merasa dia lebih unggul dan benar. Walau sesungguhnya manusia yang lebih mudah marah kenyataannya adalah orang yang kurang sanggup mengontrol emosinya. Tanpa disadari dengan marah orang itu sebenarnya bukan menunjukkan superioritas melainkan sebaliknya.

Tak baik terlalu sering marah, tak baik pula memendam amarah. Sebisa mungkin salurkanlah!

Iklan
Categories: Essay | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: